Romo Bernardus Yusa Bimo Hanto, OSC Hadiri Perayaan Paskah Rayon II Santa Odelia di Sialang Buah, Umat Diajak Berbagi Sukacita dan Harapan

banner 120x600

Sialang Buah, Sergai – Perayaan Paskah Rayon II Santa Odelia, Paroki Santo Agustinus Sei Rampah, berlangsung khidmat dan meriah di Stasi Santo Petrus Sialang Buah, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Minggu (3/5/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh Pastor Paroki Bernardus Yusa Bimo Hanto, OSC, yang akrab disapa Romo Bimo Hanto, bersama sejumlah tokoh gereja dan umat dari berbagai stasi.

Perayaan tersebut mengangkat tema “Murid-murid itu bersukacita ketika mereka melihat Tuhan” (Yohanes 20:20), dengan subtema “Berkat kebangkitan Kristus kita berjalan bersama berbagi sukacita dan harapan.” Tema ini menjadi pengingat bagi umat untuk terus hidup dalam iman dan kebersamaan, khususnya dalam semangat Paskah yang menandakan kemenangan kehidupan atas kematian.Kegiatan Paskah ini merupakan agenda bersama umat Rayon II Santa Odelia yang terdiri dari tiga stasi, yakni Stasi Santo Petrus Sialang Buah, Stasi Santo Damianus Belidaan, dan Stasi Santa Theresia Avila Sei Baru II. Ketiga stasi tersebut bersatu dalam perayaan yang tidak hanya bersifat liturgis, tetapi juga mempererat persaudaraan antarumat.

Acara dimulai dengan ibadah kebaktian yang berlangsung penuh hikmat. Prosesi pembukaan dimeriahkan dengan tarian perarakan yang dibawakan oleh anak-anak Sekolah Minggu (Sekami) Stasi Santo Petrus Sialang Buah. Tarian tersebut dilanjutkan dengan tarian persembahan yang juga dibawakan oleh Sekami setempat, sebagai bentuk ungkapan syukur atas kebangkitan Kristus.

Dalam suasana yang penuh sukacita, umat mengikuti rangkaian ibadah hingga selesai. Setelah kebaktian, Romo Bimo Hanto, OSC, memimpin doa pembukaan sekaligus memberikan kata sambutan. Dalam pesannya, ia mengajak seluruh umat untuk menjadikan momen Paskah sebagai titik awal memperkuat persatuan dan saling berbagi kasih dalam kehidupan sehari-hari.

“Paskah bukan hanya perayaan, tetapi juga panggilan untuk hidup dalam kasih, saling menguatkan, dan menjadi terang bagi sesama,” ujarnya di hadapan umat yang hadir.

Setelah rangkaian ibadah, kegiatan dilanjutkan dengan acara lelang, hiburan, dan makan siang bersama. Suasana kebersamaan terlihat jelas ketika umat dari berbagai stasi saling berinteraksi dan menikmati rangkaian acara yang telah dipersiapkan panitia.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pengurus Dewan Pastoral Paroki (DPP) Santo Agustinus Sei Rampah, di antaranya Jonson Nenggolan. Selain itu, hadir pula Koordinator Rayon II Santa Odelia, Pak Sinaga, serta Pastor Tonius Hia, OSC. Kehadiran para tokoh gereja ini semakin menambah semarak sekaligus menunjukkan dukungan terhadap kegiatan umat di tingkat rayon.

Tidak hanya itu, perayaan ini juga dihadiri oleh para biarawati, yakni Suster Renata Tumanggor dan Suster Ave Ginting, yang turut memberikan dukungan dan semangat bagi umat yang hadir.

Ketua Panitia Pesta Paskah Rayon II Santa Odelia, Pak Situmorang, dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh umat dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menyebutkan bahwa keberhasilan acara ini merupakan hasil kerja sama dan gotong royong seluruh stasi di Rayon II.

“Kami bersyukur seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan baik. Ini adalah wujud kebersamaan umat dalam merayakan Paskah,” ujarnya.

Perayaan Paskah ini tidak hanya menjadi ajang ibadah, tetapi juga sarana mempererat hubungan antarumat serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan. Dengan mengusung semangat berbagi sukacita dan harapan, umat diharapkan mampu membawa pesan Paskah ke dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga maupun lingkungan sosial.

Melalui kegiatan seperti ini, Gereja Katolik di tingkat rayon terus berupaya membangun iman umat sekaligus menjaga keharmonisan dan persaudaraan. Momentum Paskah pun menjadi kesempatan bagi seluruh umat untuk merefleksikan makna kebangkitan Kristus dalam kehidupan nyata.

Dengan berakhirnya rangkaian acara, umat kembali ke tempat masing-masing dengan membawa sukacita dan semangat baru. Harapannya, nilai-nilai yang diperoleh dalam perayaan ini dapat terus hidup dan menjadi inspirasi dalam menjalani kehidupan beriman di tengah masyarakat.

Penulis: Budiman ManikEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *