Parapat, Simalungun – Badan Kerjasama Antar Gereja (BKAG) Provinsi Sumatera Utara menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) pada 17–18 April 2026 di Wisma Metodist Parapat. Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi antar gereja sekaligus membahas perkembangan pelayanan di tengah perubahan zaman yang semakin dinamis.
Rakor dibuka oleh Ketua Umum DPP BKAG, Pendeta Johny Alexsander Lontoh, yang hadir dari Jakarta dan didampingi Sekretaris Umum DPP BKAG, Pendeta Suardin Guarifa. Dalam kegiatan ini, para peserta yang terdiri dari perwakilan BKAG daerah hadir untuk mengikuti rangkaian diskusi dan pemaparan program kerja.
Ketua Panitia Rakor BKAG Sumatera Utara, Pendeta Benhart Hutabarat, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, mulai 17 hingga 18 April 2026. Ia menegaskan bahwa Rakor diikuti oleh utusan BKAG dari berbagai daerah seperti Langkat, Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Batu Bara, Asahan, Karo, Simalungun, hingga Pakpak Barat, serta turut dihadiri para penasehat BKAG.
Selain itu, Ketua BKAG Sumatera Utara, Bishop Kristi Wilson Sinurat, juga hadir dalam kegiatan tersebut untuk memberikan arahan dan memperkuat koordinasi antar pengurus.
Rakor ini membahas berbagai isu strategis, termasuk perkembangan organisasi BKAG di daerah serta respons gereja terhadap perubahan zaman. Salah satu fokus utama adalah bagaimana gereja menyikapi pesatnya perkembangan teknologi digital dan media sosial, yang dinilai memiliki pengaruh besar terhadap pola pelayanan dan kehidupan jemaat.
Melalui forum ini, BKAG Sumatera Utara diharapkan mampu merumuskan langkah-langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pelayanan gereja, mempererat kebersamaan antar denominasi, serta menjawab tantangan zaman dengan bijaksana dan relevan.Rakor ini menjadi bagian penting dalam memperkuat peran gereja sebagai mitra strategis dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis dan penuh nilai-nilai kasih di tengah masyarakat.
Penulis: Budiman Manik















