LAMPUNG SELATAN – PT Tirta Indo Karya (PT TIK) memberikan tanggapan tegas terkait sorotan publik terhadap proyek Rehabilitasi Tanggul Sungai Way Ketibung–Way Sulan senilai Rp23,9 miliar. Perusahaan kontraktor pelaksana proyek tersebut menyatakan kesiapannya untuk menjalani pemeriksaan secara menyeluruh guna membuktikan keabsahan pekerjaan di lapangan.
Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Kabid Pusat PT TIK, Tjakra Ardi Saputra, SH. Menurutnya, setiap dugaan atau kritik terhadap proyek pemerintah harus melalui mekanisme pemeriksaan yang objektif dan berbasis data, bukan sekadar opini atau kesimpulan sepihak.
”Kami siap diperiksa. Silakan diperiksa berdasarkan kontrak, RAB, RKS, gambar teknis, volume pekerjaan, kualitas material, dan hasil pengujian. Jangan sampai dugaan kemudian diberitakan seolah-olah sudah menjadi vonis,” ujar Tjakra, Sabtu.
Nilai kontrak proyek yang mencapai Rp23.999.926.129 tersebut memang menjadi sorotan karena memegang peran krusial bagi pengendalian banjir serta perlindungan lahan pertanian dan perkebunan warga di wilayah Way Ketibung dan Way Sulan.

Tekankan Pentingnya Pembuktian Dokumen
PT TIK menilai persoalan teknis di lapangan tidak bisa disimpulkan hanya melalui pengamatan visual yang belum terverifikasi. Seluruh indikator—mulai dari volume pekerjaan hingga mutu material—harus diuji langsung dengan membandingkannya terhadap dokumen kontrak dan spesifikasi teknis yang berlaku.
”Kalau memang ada kesalahan, tentu harus dipertanggungjawabkan. Tetapi kalau belum diperiksa, jangan langsung memberikan kesimpulan,” tambah Tjakra menegaskan bahwa pihak perusahaan tidak anti terhadap pengawasan publik.

Harapkan Pemeriksaan Transparan
Dengan adanya sikap terbuka dari pihak kontraktor, polemik terkait proyek miliaran rupiah ini kini berada di tangan pihak berwenang dan tim pemeriksa. Transparansi serta objektivitas melalui uji laboratorium, pemeriksaan lapangan, dan audit dokumen kontrak dinilai menjadi kunci utama untuk meluruskan berbagai isu yang beredar agar tidak berhenti sebatas opini publik.














